MAAF KAMI TUTUP SEMENTARA SHOLAT JUM’AT
Ini yang terpampang dalam sebuah distro mencakup kafe yang saya kunjungi sengaja untuk mencari makan siang. Distro kafe ini merupakan tempat nongkrong yang cukup cozy ditinjau dari segi pelayanan, makanan, suasana, juga tema yang diusung. Pengunjungnya juga mayoritas anak muda seperti saya. Saya dan beberapa teman cukup kaget juga membaca pengumuman tersebut. Kami baru saja berbelanja di tempat yang tak begitu jauh dari distro kafe ini. Akhirnya kami menunggu di penghalang jalan yang sudah diaspal. Saya langsung teringat sebuah ayat.
إذا نودي للصلاة في يوم الجمعة فاسعوا إلى ذكر الله و ذروا البيع
Bila kita mendengar azan atau panggilan di hari Jum’at maka segeralah mengingat Allah (dengan bersegera berangkat ke masjid dan sholat Jum’at) dan meninggalkan jual-beli. Jual-beli bisa jadi makruh apabila dilaksanakan pada waktu sholat Jum’at.
Saya merenung sebentar sebelum penjaga distro kafe itu memanggil kami menandakan bahwa mereka sudah datang dan distro kafe siap dibuka. Bahwa sesungguhnya, apapun yang kita kerjakan. Baik bagi diri kita sendiri, kepentingan umum, apalagi pekerjaan yang akan berhubung juga soal urusan perut, kita harus tetap mengingat akan Dzat yang menciptakan dan yang memberikan kita rezeki itu. Mungkin bisa saja bila ada kejadian seperti di atas si pemilik kafe akan rugi. Karena dalam waktu yang sebentar saja (apalagi di jam makan siang), pelanggan banyak yang datang dan keuntungan pun melayang. Tapi apalah arti sebuah keuntungan dibandingkan berkah yang dapat diambil bila kita melakukan apa yang oleh Pemberi nikmat itu perintahkan dan larangkan? Wallahu a’lam bis-showab.....
(March 1, 2013_renjo Distro and Cafe 13.38)


Leave a Reply

Powered by Blogger.