Dalam sebuah buku dari Prie GS yang ditulis sejak dua puluh tahun lalu, ada sebait kata, dan cobaan bukan hanya dari musibah, tapi juga dari keindahan dan suka cita. Bila ternyata bahagia pun bisa menjadi cobaan, bagaimana bila cobaan berupa kesulitan? Kalau mendapat pilihan, cobaan manakah yang kamu inginkan? Jika mendapat cobaan bahagia, maka kita disuruh untuk terus bersyukur, tidak kufur nikmat, dan dapat memanfaatkan nikmat. Bila mendapat cobaan berupa kesulitan, maka kita disuruh untuk terus bersabar menghadapi cobaan tersebut, optimis bisa melewati, dan selalu bertawakal kepada-Nya.
uusiikum wa iyyaya nafsii bitaqwallah....
bagi diri saya sendiri sangat sulit untuk mendapatkan cobaan berupa kenikmatan. bingung mau diapakan. bingung bersikap yang pantas atas kenikmatan. perasaan bangga, malah jadi riya. menikmati, tapi takut lupa syukur. namun untuk menghadapi cobaan berupa kesulitan pun belum tentu tanpa mengeluh.
Allah tahu, ujian seperti apa yang cocok bagi hamba-Nya. Tak akan melampaui batas.
لا يكلف الله نفسا إلّا وسعها


Leave a Reply

Powered by Blogger.