Sebenarnya apa sih yang mudah di dunia ini? Dewasa sebenarnya bukan berarti seberapa banyak umur yang menghampiori kita, namun seberapa banyak hidup memberikan kita pengalaman yang lalu kita pelajari menjadi bekal hidup di kemudian harinya kelak. Bukan berarti selalu meminta kemudahan pada-Nya, namun mintalah agar dapat diberi kekuatan lebih untuk menghadapi segala tantangan meski itu berat dan sulit.
Banyak tipe manusia apabila ia dihadapkan dengan masalah. Yang paling parah adalah yang mengeluh dan tak mengerjakan apapun. Bila saja dikerjakan, berhasilkan tak maksimal dan sangat berat. Apa yang diharapkan dari semua itu?

Uusiikum wa iyyaya nafsii bitaqwallah, aku pun tentu pernah mengalami hal di atas. Terlebih dengan kegiatan pondok yang dengan waktu tak dapat dimasuk akal, berapa kali keluhan yang sudah kulontarkan? Namun setelah lama, ternyata segala kegiatan dan masalah yang sering dikeluhkan itu malah seharusnya menjadi pelajaran penting di hari kelak. Ini pelajaran yang dapat kuambil dari diri sendiri yang selalu kulontarkan pada murid-muridku, kunci untuk betah di pondok adalah dengan tidak mengeluh. Just do it! Bahkan ada yang menyeletuk, cherish everyday. Bisa jadi. Selalu berpikiran positif sebenarnya tentang apa yang akan kita hadapi. Seberat apapun itu. Allah tak akan membebankan manusia yang melebihi batas kemampuannya. Bila diberi ujian seperti A oleh Allah, berarti Allah percaya bahwa kita bisa. Allah saja percaya, mengapa kita tidak dapat mengakui kemampuan kita?


Leave a Reply

Powered by Blogger.