Satu hari itu aku sedang memikirkan tentang beberapa masalah yang sedang aku alami. Melihat banyak orang yang sedang tersenyum bahagia, sepertinya yang lain baik-baik saja. Iseng membuka massage di Facebook, seorang teman memintaku menuliskan sebuah note karena sedang miskin motivasi. Aku hanya bisa geleng-geleng kepala. Aku sendiri kadang masih bingung juga menyelesaikan masalah, malah dimintai motivasi. Anggap saja aku sedang berbagi apa yang aku dapatkan di sini. Di tempat ini. Di rumah ini.
            Dalam pidatonya saat apel tahunan PKA, pimpinan pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal berkata, “Jangan mau hanya dianggap hebat, apalagi merasa hebat.”
            Seringkali karena latar belakang pendidikan kita yang hebat ini, kita dianggap hebat. Ditunjuk dimana-mana, dalam event apapun. Karena banyak orang yang sudah percaya. Pun begitu ada juga yang sudah merasa hebat karena pernah bersekolah di tempat hebat ini. Pertanyaannya adalah, sudah benar hebatkah kita? Beberapa kawan yang kini sudah benar-benar terjun ke masyarakat merasa risih dianggap hebat, kemudian tak sedikit yang menyembunyikan identitas. Memikul beban berat katanya.
            Banyak orang yang telah ber-husnu dzoni bahwa kita hebat. Yang malu justru karena (maaf) belum menjadi hebat sebelumnya. Atau bisa jadi belum merasa hebat.
            Seandainya kita percaya bahwa tempat penempaan kita dulu adalah ladangnya para orang-orang hebat, maka kita akan berlaku, bertingah, memiliki jiwa-jiwa yang hebat. Tentang hebat bukan hanya soal merasa ataupun dianggap, tapi tentang bagaimana kita bertindak, berpikir dan bereaksi hebat atas reflek yang kita punya.
            Bila masih juga ‘baru’ dianggap, biarkan saja. Berarti kita sudah memiliki langkah awal untuk menjadi hebat. Karena sesungguhnya, siapa saja yang pernah menapaki tanahnya, menjamahi tempatnya, atau pernah turut bergelut di dalamnya, memiliki jiwa-jiwa seekor singa yang tertanam. Bila belum muncul, mungkin sedang tertidur. Bangunkan ia! agar dapat mengaum lebih keras, bertindak lebih bijaksana, bergerak tanpa batas.

            Be proud, orang hebat!


Leave a Reply

Powered by Blogger.