Di Belanda, hampir tidak ada orang jahat. Jika pun ada, bahkan hanya melirik wanita dan berniat mau menggoda saja langsung ditangkap polisi. Disana banyak CCTV. Tidak ada yang berani berbuat jahat.
-Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, dalam mata kuliah Aqidah Tauhid-

Semua orang biasanya akan berlaku baik bila ada yang memperhatikan, apalagi yang memperhatikan itu pembela kebenaran, polisi. Seringkali kita melakukan hal yang tidak-tidak dikala sendiri, dalam ruangan tertutup karena merasa ‘tidak ada yang lihat’.
Seperti kasus di Belanda ini. CCTV terpasang di tiap jalan untuk memantau keadaan dan keamanan kota. Alhasil tiap orang akan bersikap baik atau paling tidak menjaga sikap dalam radius CCTV. Ssst…. Ada yang melihat.
Kita sering lupa. Sebenarnya ada juga yang memperhatikan, namun tak sadar. Ada yang menjagga, tapi tak merasa. Allah melihat kita melebihi jarak pandang CCTV. Dimanapun, bahkan sampai perasaan ataupun niat yang tak terucap atau tertuliskan. Ia Maha Melihat. Kemudian bagaimana sikap hidup kita selama ini? Yang sendirian apalagi bersama orang lain. Perasaan dengki yang tak terlihat, apalagi encuri yang bisa terlihat.
Uusiikum wa iyyaya bitaqwallah.
Setidaknya jika kita belum dapat merasakan untuk melihat-Nya, maka rasakan saja bahwa sesungguhnya Ia akan terus melihatmu. Hingga hidup, muruah, akhlak, syariah yang kita kerjakan, aqidah yang menjadi pondasinya kana diusahakan selalu benar. Insat, ada yang sedang melihat kita!


Leave a Reply

Powered by Blogger.