Islam militan itu yang mempunyai kejujuran dan konsistensi. Itu harga kehormatan mereka
-Drs. Muhammad Fajar Pramono, M.Si dalam mata kuliah Metodologi Penelitian-

Ingat kasus korupsi presiden PKS yang notabene sebuah partai Islam? Berbagai kasus korupsi dari partai lain menjadi biasa dan seperti angin lalu, namun ada dari salah satu oknum partai Islam yang korupsi, itu menjadi luar biasa dan berita besar.
Memang saja, kalau ingin menjatuhkan Islam dan pesantren itu mudah. Ungkit saja kesalahan kecil kemudian diperbesar. Walaupun dihitung-hitung berapa banyak koruptor yang lulus SMA dan pesantren, tentu masih banyak koruptor lulusan SMA tanpa pendidikan Islam.
Selain ingin menjatuhkan pesantren, berita koruptor dari partai Islam itu juga kembali menyadarkan kita. Partai Islam tersebut dulunya bukan apa-apa. Bermarkas di gedung kecil kontrakan dengan beranggotakan muslim kebanyakan berbasis pesantren. Banyak guru ngaji, PNS dan orang biasa lain yang berpenghasilan rata-rata menengah ke bawah. Mungkin paling tinggi sekitar tiga juta. Saat sudah menjadi anggota legislative, rendah ataupun tinggi, dengan gaji lebih dari sepuluh juta, bagaimana perasaan orang-orang tersebut? Kaget pastinya. Kalau tidak jujur dan konsisten, wassalam. Karena itu harga kehormatan yang mereka punya (dulu).
Umbaran janji mereka bukan hanya berdasarkan moral, namun asas agama. Yang kita inginkan hari ini bukan hanya yang memiliki janji asal di mulut atau janji bermoril saja, namun konsistensi dan kejujuran dari pendirian yang mereka anut.
Menjadi politisi ataupun orang penting harus dapat militan. Jujur dan konsisten.


Leave a Reply

Powered by Blogger.