Tidak ada mahasiswi yang bodoh. Yang ada hanya guru yang tidak becus mengajar atau anak yang malas. Kebodohan itu bisa diatasi. Kalau guru sudah mengajar dengan benar, tapi murid masih malas. Tetap akan gagal. Ubah mindset kita. Tidak ada yang susah. Semua bisa diatasi. Perkara ternyata susah beneran itu nanti dulu. Yang penting bagi kita adalah di awal punya mindset yang baik.
-Dr. Kholid Muslih, dalam mata kuliah Mantiq-

Mantiq atau ilmu logika lumayan susah bagi kami. Ini juga salah satu pelajaran yang diajarkan saat enam KMI dan harus kuulang di semester empat. Saat KMI dulu, berkat ajaran dari salah seorang guru favorit, Mantiq yang memang sebenarnya susah menjadi gampang.
Sering kali kita men-judge sesuatu tanpa tahu sebenarnya bagaimana hasil akhir nanti. Jangan-jangan kalau aku menyuarakan pendapat akan diketawai. Jangan-jangan kalau aku ikut ujian ini akan gagl. Jangan-jangan kalau menghadap pak kyai akan dimarahi. Dan masih banyak kejangan-janganan lain yang kita miliki dalam keseharian kita.
Yang membuat kita takut dan membatasi kemampuan sebenarnya adalah kita sendiri. Seperti cerita katak yang sudah lama terkurung dalam kotak hingga daya lompatnya hanya sebatas besar kotak tersebut. Padahal si katak ability buat lompat lebih tinggi. Si kotak itu yang menjadi pengahlangnya.
Sekarang kita coba. Ubah mind set kita. Hilangkan segala pikiran negative. Dari mulai kata: susah, nggak mungkin, takut, nanti ditertawakan, nanti dicemooh, dan berbagai prasangka yang kita menduganya sendiri. Urusan nanti ditertawai atau apapun itu belakangan. Yang penting kita sudah mencoba dan mempunyai mind set yang baik dan kuat.
Throw the “jangan-jangan” thing in our dictionary. It’s a bad word we ever had. Good job!


Leave a Reply

Powered by Blogger.