Lucu memang. Namun takdir Allah siapa yang tahu?
Beberapa hari sebelum aku membaca buku Felix Siaw yang berjudul Master Your Habits, aku thaharah dan memulai kebiasaan baru untuk shalat lebih tepat waktu, mencanangkan One Day One Juz pada diri dan memperbanyak berdzikir. Buku tersebut makin memantapkanku agar tak menggoyahkan diri pada kebiasaan baik baru tersebut.
Masa menjadi pengawas ujian juga aku manfaat sebagai ajang muhasabah. Berfikir kembali. Aku memang terlahir Islam, namun aku sendiri juga sadar bahwa bekaldari rumah dengan Islam keturunan ini tak cukup untuk memberikanku bekal menuju akhirat kelak. Aku harus bisa memperkuat keimanan dan memperkokoh keyakinan sendiri. Sebelum kelak aku akan terjun di masyarakat dengan isu-isu yang keagamaan yang lain.
Kindut entah kapan pernah bertanya apa sebenarnya cita-citaku. Apa ya? Menjadi waratawan kini hanya menjadi sampingan, aku pernah juga bermimpi tentang sekolah islamisasi. Namun kelak aku ingin menjadi cendekiawan muslim, atau lebih tepatnya menjadi ulama yang cendekia. Maka itu aku harus berbekal dari sekarang.
Ilmumu baru setetes air saja.
Untuk itulah habits baru yang ingin keseriusi adalah lebih tekun untuk membaca dan tidak mengakhirkan amalan. Amiin.


Leave a Reply

Powered by Blogger.