25 Januari 2015
Kamar – adzan Isya’ 18.47 waktu setempat

Sepertinya semua orang sedang membereskan barang atau sekedar merasakan detik terakhir Istanbul. Setelah menuntaskan bucket list untuk shalat di Blue Mosque, sedari tadi aku (seharusnya) duduk manis di ruang tengah untuk menuntaskan catatan yang belum sempurna ini. Namun ternyata anggota IKPM datang berkumpul dan aku pindah markas.
Dua pagi lalu kami berkumpul. Menyatakan apa yang telah kami dapat selama ini baik dari segi pelajaran dan perjalanan. Tentang ikhlas, berkah, habits yang baik, hidup di negeri orang, ukhuwah islamiyah, sejarah dan aku hanya bisa merangkum kata dengan keterbatasan waktu yang ada. Semua ada di catatan ini.
Aku merenung sejenak.
Sepuluh hari bukanlah waktu yang lama ataupun sebentar. Dalam kurun waktu itu kami sudah bisa menangis saat berpisah dengan guide, mengetahui watak dan kebiasaan satu sama lain, terbiasa jalan (bahkan cepat) selayaknya masyarakat Turki, berbahasa Turki meski hanya obrolan harian, tahu arah (namun aku masih buta arah) sekitar, dan belajar banyak sekali hal.
Aaah... sedih juga.
Namun hidup harus selalu dinamis, kan? Kali ini untuk SPL, lalu akan ujian bahasa, Juni KKN, tak lama lagi skripsi, S2 dan selanjutnya... dan selanjutnya...
Aku cukupkan menulis untuk malam ini. Masih ada beberapa note pamungkas penutup seluruh perjalanan. Insya Allah.


Leave a Reply

Powered by Blogger.